Hidroponik

Thursday, April 30, 2026

ku harap kau pulang

masih jelas rasanya kau menempel di dadaku
masih ingat aku beratmu ditanganku
masih juga tercium wangi tubuhmu
masih ingin aku merasakan lembut kulitmu

aku masih berharap
kau cuma pergi sebentar
kau cuma main diluar sebentar
kau cuma sedang menikmati hari

aku masih berharap
kau sebentar lagi pulang
kau sebentar lagi memanggilku
kau sebentar lagi menangia dalam pelukkanku

aku masih berharap kau pulang

Laki laki surgaku

Awalnya aku tak yakin
kau telah ada dalam pelukanku
tapi ini membuatku yakin
kau menutup mata sambari tersenyum

kau nyata
kau hadir
tapi 

tak lama
tak banyak 
tak kuat bertahan

entah mengapa engkau begitu rapuh
mengapa engkau jarang sekali membuka mata
walau begitu suka tersenyum
engkau pula sulit mengatur napas

kau terbaring

anakku
anak laki lakiku
anak yang tak kuduga

sebentar apapun kau hadir
sedikit momen yg terjadi
sedikit pelukan dan kecupan
sedikit harapan dan firasat

Terima kasih allah
kau menghadirkannya
anakku
laki laki surgaku

A. Dzein
9maret-16april

Monday, May 23, 2022

23-05

aku ingin memelukmu sebentar saja
hanya sebagai kakak adik
munafik memang
tp aku sendiri gk tau perasaan ku padamu 
aku merindukan mu 
aku memimpikan mu
aku berharap bertemu lagi dengan mu
aku ingin berada didekatmu
tapi
aku tak bs memilih mu sebagai pasangan ku
aku tak tau perasaan apa yg aku rasakan
dan tk tau posisi apa kau dalam hidupku

kenangan kenangan yg kita lalui 
terus berputar dalam pikiran ku
terus membuat hatiku berharap
terus membuat ku merindu

ahhh... aku tak tau kau ini siapa bagiku

bertahun tahun aku bermimpi memiliki seorang kakak
bertahun tahun aku bermimpi memiliki seorang pelindung
bertahun tahun lalu aku akhirnya bertemu dengan mu

entah karena keadaan atau sikap sok suci ku
kita hanya bisa seperti ini sampai sekarang
kau jauh tp selalu datang dalam mimpi ku
tak berbicara hanya menatap lekat-lekat
kau jauh tapi selalu memberi kabar
tak bersuara hanya didalam hati
kau jauh tapi selalu didekatku
tak tampak hanya ada rasa khas mu

tampaknya kau pun begitu
tiba tiba memilih berada didekatku
tiba tiba memberi kabar nyata
tiba tiba kau mengingatkanku lagi. 

ah andai kau benar kakakku
ah andai aku bs menyuruh mu pulang

Wednesday, April 27, 2022

Subuh

subuh membangunkanku dari lamunan
subuh membantuku hidup kembali
subuh membuatku menyadari sesuatu
subuh

biasa kita bercerita tentang malam
biasa kita memandang bulan
biasa kita berbicara pada bintang
tapi kita lupa tentang subuh

pertemuan malam bulan bintang dengan siang matahari dan gemilang awan
pertemuan angin sejuk dan udara hangat
perpaduan gelap dan terang
pertemuan kita yg berbeda
subuh

subuhku kali ini berbeda
subuhku tak seperti biasa
subuhku menyadariku

kalau kita bisa bertemu tanpa berdua
kalau kita bisa bercerita tanpa cinta
kalau kita bisa memandang tanpa amarah
kalau kita memang bisa berhadapan

seperti petuah orang dulu
bangunlah pada saat subuh telah datang
seperti itu hubungan kita
memulai subuh yg baru

Monday, March 21, 2022

Pendekar dan Penari

Kenangan, hanya itu yg ada dalam pikiranku. Perempuan cantik, sedikit berisi, gemulai sekaligus gagah. Ia bekerja sebagai penari, ia punya banyak penggemar salah satunya aku. 

Aku bertemu dengannya saat pagelaran hiburan dari kelompok tarinya. Ia bebalut pakaian hijau dengan kain yg senada dengan sabuk dan selendang berwarna kuning keemasan. Begitu cantik. Aku tak bisa melepaskan pandangan ku. 

Saat itu aku tak sengaja saja melihatnya tapi tatapan mata kami sempat bertemu dan aku langsung jatuh hati. Tapi karena ada keperluan mendesak aku harus segera pergi, semoga aku bs menemuinya kelak. 

Aku Wira, sejak kecil aku sudah diasuh oleh guruku, aku sudah tidak punya orang tua, guruku membesarkan ku layaknya seorang anak sekaligus murid. Ia dengan sangat tegas melatih ilmu kanuragan ku. Dan menghadiahkan sebuah topeng berwarna putih. Bukan Topeng biasa, jika memakainya aku bs tidak terlihat oleh orang lain. Bukan sembarangan ilmu yg ia berikan kepadaku tapi jg tanggung jawab besar. 

Ketika aku sudah cukup umur ayah sekaligus guruku mengajukan ku menjadi pengawal dirumah seorang juragan yang baik hati. Ternyata juragan tersebut adalah teman baik guruku. Disanalah aku diajarkan berhitung, membaca dan menulis. Ia memberikan kepercayaan yg besar padaku. Sesekali aku diberikan tugas khusus. 

Pertemuan keduaku dengan kenanga, saat aku sedang mengawal putrinya tuan berbelanja dipasar. Aku melihat kenanga berpakaian sederhana saja. Rambutnya diikat seadanya dan lehernya tertutup selendang kuning. Tampaknya itu menjadi kesayangannya, penari biasa tidak membawa selendang untuk menari ke mana-mana. Aku memberanikan diri minta ijin ke majikan untuk menghampiri kenanga. Sungguh baik hati majikan kecilku, ia justru yg maju duluan membawaku ke arah kenanga, aku justru diam saja ketika didepan kenanga. 

Siapa nama mbak yu? 
Kenanga, siapa gerangan anda? 
Kenalkan namaku Surati, ini kakak pengawalku Wira, ia ingin berkenalan denganmu. 
Saat ini kenanga melihatku sambil tersenyum. 
Ah perasaan apa ini, ingin rasanya aku melompat kegirangan, senyuman kenanga tak bs hilang dr pikiran ku. 

Aku beberapa kali bertemu dan mengobrol dengan kenanga. Dari sanalah aku baru tau kalau ia pindah ke desa ini dan tinggal bersama adiknya dan rombongan tarinya diujung desa. Kepala rombongan itu adalah pamannya. Ayah dan ibunya sudah meninggal saat peperangan beberapa waktu lalu. 

Suatu petang aku setelah menyelesaikan tugasku mengantar barang aku melihat kenanga berlari terburu-buru dan beberapa orang laki-laki mengejarnya. Aku saat itu jg mengejar kenanga dan menyamakan langkah nya. 

Siapa mereka kenanga? 
Pemburu hadiah

Hanya itu yg diucapkan kenanga. Kami hampir saja tertangkap tapi aku baru mengetahui bahwa kenanga tidak hanya pandai menari tp jg pandai bersilat. Bahkan aku nilai keahliannya bukan sembarangan. 

Beberapa bulan kemudian aku mendapatkan tugas dr juragan untuk pergi mengantarkan barang ke desa lain. Butuh waktu sekitar 1 bulan. Aku dengan berat hati pamit pada kenanga. 

Ketika aku kembali aku sangat terkejut, kenanga tidak mau menemuiku, adiknya bercerita bahwa ada beberapa laki-laki hendak memperkosanya dan membunuh rombongan tari. Kenanga tampaknya melawan sekuat tenaga, tapi celakanya wajahnya rusak kena air panas yg disiram oleh penjahat tersebut. Beruntung adiknya selamat krn sedang kerumah seseorang untuk mengambil pesanan. 

Duniaku serasa runtuh kenanga tak mau lg bertemu siapapun. Ia hanya mengurung diri. Setiap hari aku datang dan hanya berbicara dibalik biliknya. 

Kenanga. Aku tak tau harus bagaimana untuk bs membantu mu. Guruku pun tak tau harus apa. Ia hanya menyuruhku bersabar menunggu kesiapan hatimu untuk menemuiku. 

lama sekali wira menunggu kenanga untuk membuka diri. kadang ia menunggu disekitar rumah kadang ia hanya duduk diatas bukit tak jauh dari rumah kenanga. sesekali iya melihat kenanga keluar rumah dengan tampak takut sembari menutupi wajahnya. tapi kenanga tak pernah lagi membuka diri untuk wira. 

2017
Seorang perempuan datang menemuiku, setengah wajahnya rusak, ia menceritakan kisahnya padaku. Ketika ia hadir ia menunjukkan tariannya yang begitu gemulai membuat orang terpanah. Kau mengenakan pakaian hijau sambuk kuning dan selendang kuning di pergelangan tanganmu ada sebuah gelang perak di kedua lenganmu. Ada berlian dikeningmu setengah wajahmu tertutup rambut, wajah sebelah kiri, dari kening hingga setengah pipi. Kau sangat marah ketika aku ingin menyinyingkap rambutmu. Aku tau luka itu bukan hanya di wajahmu tapi jg dihatimu. Aku panggil kau kenanga. Sampai saat ini aku tak tau siapa namamu. 

Beberapa bulan kemudian seorang pria datang, tak menyebutkan nama, ia menyerahkan topeng setengah wajah padaku. Topeng kayu berwarna putih. Jika memakainya akan tertutup dirimu. Aku panggil kau wira. 

Sayanganya kenanga dan wira tak bs bersatu. Kenanga jd penyendiri melatih ilmu kanuragannya sedangkan Wira dinikahkan dengan putri majikan nya. 


my wedding story 3

12 Agustus akhirnya kau datang bersama rombongan untuk melamarku  acara berjalan dengan baik, semua berbincang dengan gembira, hanya satu yg mengalihkan pikiran ku, ada celetukan untuk langsung menikah. Ternyata itu pertanda. 

Akhir September papa dapat celaka, saat tengah memperbaiki mesin mobil, mesin tersebut mengeluarkan api dan ia tersulut api tersebut. Saat ini hanya aku yg ada disampingnya, aku sekuat tenaga menyelamatkan papaku, selama dirumah sakit aku mendapatkan firasat papa aku akan pergi, tapi aku berusaha berpikir + papa akan baik baik saja. Saat keadaan membaik tiba-tiba asmanya kambuh parah hingga 6 Oktober puku 9 ia mengehembuskan nafas terakhirnya saat tertidur. Lagi lagi aku disampingnya saat itu. 

Kehilangan papa, pukulan berat bagiku. Aku sebenarnya ingin menurunkan niatan menikah tp mama tetap ingin melanjutkan. Aku sebenarnya hanya ingin menikah sederhana tp tidak dengan orang tua suami ku padahal sudah aku jelaskan bahwa keadaan kami tidak baik. Akhirnya mama mendapatkan uang santunan kematian papa dan setuju mengadakan pesta pernikahan  yah seadanya saja tidak terlalu mewah.

Acara berjalan dengan baik. Semoga begitu jg dengan pernikahan ku kelak. Walau sudah pasti kami akan sering bertengkar.