Hidroponik

Thursday, February 18, 2010

Perlahan kau datang menyelinap dalam hariku
Mengganggu dan mengusik kesenanganku
mendatangkan keindahan tersendiri dalam hidupku
kau...

kau ingatkanku selalu
untuk begini dan begitu
biasanya aku selalu melakukannya sendiri
biasanya aku yang selalu mengingatkan

terus kau hadir dihidupku
terus dan terus
walau aku sangat ingin membuangmu
jauh dalam hidupku

pergilah kau jauh
walau kau telah mengisi hatiku

hehehehe

Friday, January 22, 2010

Huh

Capek setengah mati, gak karuan rasanya,,, gak jelas apa yg dirasa, kesel dan marah, rindu dan sayang, campur aduk semuanya...

Keadaan semakin buruk, tak lg ada keleluasaan dalam hari2, tak bisa seperti dulu lagi, kaku dalam hitungan waktu. Aku rindu cerita2 dulu tetang kita yg akan terlupa dan tergantikan dengan cerita baru.
Huh...

Ya allah jangan biarkan aku terus menerus terjatuh dalam jurang perasaan ini, beri aku kekuatan untuk bangkit dan membangkitkan keadaan.amin

Sunday, January 3, 2010

WNA Dimungkinkan Miliki Properti

Revisi PP NO.41 THN 1996 tentang kepemilikan rumah tinggal atau hunian oleh orang asing akan dikebut penyelesaiannya dalam 1 semester agar siap meniadapi Free trade agreement/FTA.

"kita sedang berusaha mempercepat revisi PP NO. 41 thn 1996. Semester 1 tahun 2010 kira-kira baru selesai," ungkap Menteri Neara Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa, di jakarta, kemarin.

Upaya penyelesaian revisi PP itu dilakukan untuk merubah pola investasi asing yang sebelumnya berposisi pada konsumer goods agar mendi investor goods, "kita sedang mengkaji beberapa detail pasal sebagai persyaratan agar orang asing bisa mendapat hak membeli hunian di Indonesia, "kata dia.

dia memberikan sinyal bahwa pihak asing yang berniat mendapatkan kepemilikan hunian setidaknya harus tinggal di Indonesia selama satu tahun. Selain itu, dalam produk properti yang dibelinya itu, pihak asing wajib mempekerjakan minimal 2 warga negara Indonesia. Penjualan dilakukan minimal dilakukan pada produk properti dengan harga US$150-200 ribu dengan luas 150 meter persegi.

"kita coba selesaikan itu dalam 1 semester ya karena kita mau masuk FTA itu. Potensi pasarnya pasti luar biasa besar. Bakal banyak orang asing yang masuk indonesia. Potensinya akan cukup tinggi," tutur dia.

selama ini produk properti ditawarkan dengan dibekali sertifikat HGB dengan periode pemanfaatan selama 25 tahun. Sertifikat HGB itu dapat diperpanjang dua kali(25thn+20thn). Sayangnya banyak investor yang memandangprosedur itu tidak efektif karena harus melakukan perpanjangan berkali2. Telah banyak negara yang menerapkan kebijakan HGB selama 90 Thn.

nantinya, dengan adanya perpanjangan periode pemanfaatan, aset properti itu dapat diimigrasikan menjadi semacam modal investasi. Untuk investor asing yang berniat menanamkan modalnya di sektor properti, dia mengutarakan, agar memberinya dengan izin hak pakai.

Media Indonesia, senin 4 jan 2010 Hal 14

Thursday, December 31, 2009

Catatan akhir tahun

2009,,,bukanlah tahun lalu buatku, tapi tahun pelajaran untukku.
perjuangan yang berat dan melelahkan.

mulai dari kyliahku,menaikkan indeks prestasi dari 3,2 menjadi 3,6 bukanlah hal yang mudah. Begadang untuk belajar dan maen fb tentunya bahkan sampe gak tidur 2 hari, kecanduan kopi sampai sulit bernapas (ingat kematian mbah surip salah satu penyanyi yang sedang naik daun maka aku putuskan berhenti mengkonsumsi kopi, bayangkan sehari bisa 4-5 gelas kopi, yang tadinya gak konsumsi kopi), tahun perjuanganlah pokoknya.

Tak hanya perjuanganku dikuliah tapi dikehidupan sosialku juga. My bestfriend sungguh dalam keadaan yang sulit. Membantunya adalah hal terberat tapi hal terbaik yg kulakukan.

Di tempat kehidupanku yg lain aku dapat kepercayaan yg sangat besar, awalnya sungguh mudah melaksanakannya tapi kini semakin berat saja. Aku hendak mengundurkan diri.

Tapi tahun ini aku kehilangan teman smaku dan salah satu kenalan di sekolah, mereka meninggal ketika berjihad, gugur ketika melahirkan kehidupan baru. Akankah aku selamat ketika dalam keadaan seperti itu?

Tahun ini allah memberiku sesuatu yg sungguh sangat sempurna, aku dapat laptop dan hp baru, hehehe...

Alhamdulillah aku ucapkan padamu Allah, memberiku waktu menghabiskan tahun 2009.

Monday, December 28, 2009

Bohong

Aku memang bohong malam itu, aku memang bohong ketika menjawab pertanyaanmu, aku memang bohong bila aku berkata itu bukan tetangmu.

Aku bohong bila tak peduli padamu, aku bohong bila tak perhatian padamu, aku bohong bila tak sayang padamu.

kau pun bohong bila ingin jauh dariku, kau pun bohong bila tak ingin tau kabar dariku, kau pun bohong bila tak percaya omonganku, kau bohong bila tak sayang padaku.

kita sama-sama bohong ketika berucap, kita sama-sama berbohong ketika bersikap, kita sama-sama bohong ketika marah.

tapi kita begitu jujur ketika saling menatap, kita saling jujur disaat bumi tertidur. Karena hati kita tak pernah tidur untuk saling merasakan.

aku mau jujur padamu, semua ini tentangmu, semuanya hanya kamu, semoga tetap kamu.

Tempatmu tak kan diisi yang lain, walau kau tak kembali sekalipun, karena kau telah menjadi pemilik sah tempat itu.

menjelang akhir tahun 2009, 28 des,,,

Tak kan bisa melepasmu selamanya.....


(beh kerjaanku jadi suka nulis2 gak jelas sih...ckckckck..)

Sunday, December 20, 2009

malam itu dibawah hujan

mulanya aku tak percaya dng hal itu, aku takut jika aku hanya berharap tapi kemudian tak sama dng apa yg aku harapkan maka aku akan hancur berkeping2, bukan ragaku tapi hati dan pikiranku, butuh waktu berbulan bulan untuk menyatukannya nanti.

Malam itu dibawah hujan kau menungguku, dengan perasaan bersalah karena pernah meninggalkanku. Kau menunggu maaf dariku dibawah hujan malam itu. Mamaku yg tak tega melihatmu sepertu menyuruhmu masuk dan memberimu handuk untuk mengerinkan tubuhmu yg basah kuyup. Papa tak seperti biasanya, ia menghampirimu dan berbincang dngmu. Aku berusaha tak mau tau dengan apa yg kau dan papa obrolkan, aku masih merasa kecewa, sangat kecewa dng keputusanmu.

Aku melihat dengan hatiku, mama dan papa menghela napas mendengarkan kata2 dari mulutmu. Mereka sesekali saling pandang dan menyatukan pikiran tapi kau berhasil meyakinkan mereka.

Aku sungguh sebenarnya tak tega melihatmu malam itu, aku menangis dengan jeritan hati bukan menangis dengan air mata. Aku terus menangis.

Akhirnya aku menemuimu, masih aku menangis dalam hati, tak ada kata apa kabar atau bahkan kata hai yg keluar dari lisanku. Aku ingat pandanganmu saat itu. Sungguh aku tahu seberapa dalam penyesalanmu. Aku menangis dan marah sebisa mungkin dalam hati. Aku tau bahwa kau pun tau aku sedang menutupi tangis dan amarahku dng wajah datar.

Aku berdiri disebelahmu saat itu. Tanpa ada sapaan.

Kali ini bukan kau yg memulai pembicaraan tapi orang tuaku, apa yg sebenarnya terjadi? Kau meyakinkan apa pada orang tuaku? Mengapa mereka yg mengucapkan kata maaf dari mu untukku? Mengapa mereka?

Andai saja kata maaf itu dari mulutmu aku kan menunda ucapan pemberian maaf padamu, tapi aku kalah dengan cintaku pada orang tuaku. Aku tulus menerima permintaan maaf darimu dan aku tulus memberi maaf.

Kau dng air mata yg tak pernah kusaksikan memelukku dan mencium keningku, tiba2 kau tertawa, dan berucap "maaf aku membuatmu turut basah"
Aku tertawa dan balas memberimu pelukan.

Aku duduk disampingmu, membantumu mengerinkan tubuhmu dng handuk sambil bercakap2 dng orang tuaku.

Sunggu malam itu dibawah hujan kau telah meluluhkan hatiku.

Aku kini berani berharap dengan apa yg terjadi diantara kita.

Its just story.